X

Indonesia, Bisakah Kami Hidup Damai Bersamamu?

Beberapa hari terakhir inj, Indonesia dipenuhi dengan demonstrasi dimana-mana. Tak tanggung- tanggung demonstrasi berjalan hampir satu minggu. Berbagai elemen masyarakat turun ke jalan, mulai dari buruh sampai mahasiswa yang memang doyan berdemonstrasi.

Dan BBM (Bahan Bakar Minyak) pun tak jadi naik (sebenarnya hanya ditunda). Tapi kerugian besar baik materil maupun non materil sudah didapatkan.

Tercatat korban luka-luka dari demonstran juga para petugas yang berjaga di lapangan. Pagar pembatas TOL hancur. Bahkan di beberapa daerah banyak jalanan rusak karena para demonstran membakar ban bekas di jalan raya. Itu belum termasuk pengrusakan fasilitas umum seperti pos polisi juga terganggunya aktifitas masyarakat karena banyak jalan yang diblokir.

Saya hanya mengelus dada. Pemimpin negeri ini malah baru berbicara sehari setelah aksi unjuk rasa memanas. Ahh… Serba lelet (Saya membayangkan Barrack Obama yang berjalan tegap dan gesit menaiki Air Force One – nya).

Bukan saya tidak setuju dengan demonstrasi. Saya hanya tidak suka caranya. Tak bisakah kita berunjuk rasa sambil tetap menjaga fasilitas umum yang ada? Tak bisakah kita menyampaikan aspirasi tanpa mengganggu ketenteraman masyarakat umum?

Rasanya wajar jika para orang tua di kampung lebih merindukan jaman kepemimpinan Pak Harto. Damai, tenteram, dan sejahtera, menurut mereka. Oh Indonesia, bisakah kita hidup damai di dalamnya?

Sumber Foto : Vivanews.com & AntaraNews.com

Categories: Catatan Kecil
bangsaid:

View Comments (25)

  • Menyulut gejolak huru-hara... Sulit berdamai kalu sudah begini.
    Apapun yang terjadi, kita harus tetap makan :D

  • itulah paradigma yang perlu dibetulkan, jaman pak harto Itu menyimpan banyak misteri yang akhirnya menjadi demo besar-besaran di tahun itu. Demo boleh saja dilakukan, hanya saja aksinya yang anarkis itu yang tidak mengenakkan orang yang tidak berdosa.

  • Entahlah mba. Para orang tua sepertinya beranggapan seperti itu.
    Soal demo saya juga benci anarkismenya

  • Indonesia Damai? seharusnya bisa. Jika kemudian terjadi anarkis pada saat demo, itu karena yang demo belum intelek dan mudah terprovokasi oleh 'yang tidak kasat mata'

Related Post